Berlibur Sambil Berbuat Baik, Ayo Dukung Desa Wisata Berlibur ke desa wisata bukan hanya soal liburan, tapi juga soal bermakna dan berkontribusi. Tahukah anda? Sejak saya sering berkunjung ke desa-desa wisata, karakter saya menjadi berubah. Dari Karakter warga perkotaan yang dituntut bekerja cepat, bekerja sempurna,harus meeting di coffee shop yang berkelas, bahkan bagi saya seorang perempuan, dress code untuk berbeda kegiatan dapat membuat saya stress. Saya cenderung tidak memikirkan orang lain selama di jalan, bahkan kurang komunikasi dengan tetangga. Tetapi sekarang saya dapat belajar dari kehidupan masyarakat desa yang bahagia dengan kesederhanaan. Ini menjadi refleksi diri saya untuk mengurangi ketergantungan pada kehidupan serba cepat dan konsumtif di kota. Selama ini kita sibuk berkutat dengan layar monitor, layar handphone, bising dengan suara kendaraan, sehingga kita tidak sempat melihat keindahan alam di langit, di taman rumput, atau pantulan cahaya so...